Surat Edaran Nomor 89351/A4.4/KP/2012 tentang “Pengelolaan Usul Penilain dan Penetapan Angka Kredit Guru”

7 Okt

Mulal tanun 2013, guru yang akan naik pangkat setingkat lebih tinggi pada periode oktober sudah menerapkan sistem angka kredit berdasarkan Permenegpan dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009. OIeh karena itu, terhitung mulai 1 Oktober 2012, Sekretariat Tim Penilai Pusat yang berkedudukan di Biro Kepegawaian Kemdikbud atau di 16 LPMP tersebut di atas tidak lagi menerima usul penilaian dan penetapan angka kredit guru golongan IV/a yang akan naik ke golongan IV/b, karena hal tersebut menjadi kewenangan Saudara sesual dengan pasal 22 ayat (1) huruf e dan f Permenegpan dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009.

PETUNJUK USULAN PAK PNS/GURU PERIODE 1 OKTOBER TAHUN 2014  KE ATAS

I. DASAR
1. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009, tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
2. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
4. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 01/III/Pb/2011 dan Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya;
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 38 Tahun 2010 Tentang Penyesuaian Jabatan Fungsional Guru.
6. Hasil Rakor Kepegawaian Dinas Pendidikan dan BKD se-Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 20 Februari 2014 di LPMP Provinsi Jawa Tengah.
7. Menindaklanjuti hasil koordinasi Dinas Pendidikan dengan Badan Kepegawaian Daerah Wonogiri pada tanggal 9 Mei 2013. Sehubungan dengan kenaikan pangkat guru periode Oktober 2014 dan seterusnya menggunakan PERMENPAN RB N0.16 tahun 2009.

II.KETENTUAN UMUM
1. Angka kredit yang dapat diperhitungkan merupakan penjumlahan dari 2 (dua) DUPAK,
yaitu:
a. Berdasarkan Kepmenpan Nomor 84 Tahun 1993: dihitung mulai PAK Terakhir s.d 30 Juni 2013 (DUPAK I);
b. Berdasarkan Permennegpan & RB Nomor 16 Tahun 2009: dihitung mulai 1 Juli 2013 s.d 30 Juni 2014 (DUPAK II – menggunakan perhitungan PKG dan PKB).
2. Setiap tahun guru wajib mengajukan angka kredit yang dihitung dari hasil PKG dan PKB, Unsur Penunjang untuk diterbitkan HPAK tahunan (Himpunan Penetapan Angka Kredit). Khusus untuk nilai PKG, apabila tidak mengajukan angka kredit tahunan maka nilai PKG tahun tersebut akan hangus (tidak dapat dinilaikan pada tahun berikutnya);

Ragam Publikasi Ilmiah/Karya Inovatif yang dapat dinilai sebagai berikut : (lihat Pedoman Kegiatan PKB buku 4 Kemdikbud th 2012 hal 5)

Dari jabatan Ke Jabatan Jml Angka Kredit dari SubUnsur PI dan/atau Karya Inovatif Macam Publikasi Ilmiah/Karya Inovatif yg wajib ada
Guru Pertama Gol III/a Guru Pertama Gol III/b – –
Guru Pertama Gol III/b Guru Muda Gol. III/c 4 (empat) Bebas pada jenis karya publikasi ilmiah & karya inovatif
Guru Muda Gol. III/c Guru Muda Gol. III/d 6 (enam) Bebas pada jenis karya publikasi ilmiah & karya inovatif
Guru Muda Gol. III/d Guru Madya Gol. IV/a 8 (delapan) Minimal terdapat 1 laporan penelitian
Guru Madya Gol. IV/a Guru Madya Gol. IV/b 12 (dua belas) Minimal terdapat 1 laporan penelitian dan 1 (satu) artikel yang dimuat di Jurnal yang ber ISSN
Guru Madya Gol. IV/b Guru Madya Gol. IV/c 12 (dua belas) Minimal terdapat 1 laporan penelitian dan 1 (satu) artikel yang dimuat di Jurnal yang ber ISSN

III. TATA CARA PENGUSULAN ANGKA KREDIT

1. BENDEL A
DUPAK (Daftar Usulan PAK)
a. DUPAK I (berdasarkan Kepmenpan Nomor 84 Tahun 1993)
1) Lamp. I, Daftar Usul Penetapan Angka Kredit;
2) Lamp.II, Surat Pernyataan Melaksanakan Proses Belajar Mengajar atau Bimbingan Konseling;
3) Lamp. III, Daftar Usulan dan Penilaian;
4) Lamp. V Surat Pernyataan Aktif Mengajar atau Membimbing.

b. DUPAK II (berdasarkan Permenegpan dan RB Nomor 16 Tahun 2009)
1) Foto copy SK Penyesuaian Angka Kredit ( sebagai dasar nilai lama pada DUPAK);
2) Lamp. I, Daftar Usul Penetapan Angka Kredit;
3) Lamp.II,Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas Pembelajaran atau Pembimbingan dan Tugas Tertentu;
4) Lamp.III, Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB);
5) Lamp.IV, Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Penunjang Tugas Guru.
2. BENDEL B/ DOKUMEN KEPEGAWAIAN, dibuat rangakap 4 (empat )
1) Foto copy PAK Lama dilegalisir ( untuk Kenaikan Pangkat);
2) Foto copy SK Kenaikan Pangkat Terakhir dilegalisir;
3) Foto copy SK Penyesuaian Jabatan Fungsional Guru dilegalisir;
4) Foto copy SK CPNS, SPMT, SK PNS, SK Jabatan Fungsional Fungsional dilegalisir (khusus bagi yang naik pangkat pertama kali dalam jabatan fungsional guru);
5) Foto copy SK CPNS, SPMT dilegalisir ( khusus bagi guru pertama kali mengajukan angka kredit):
6) Foto copy Kartu Pegawai dilegalisir;
7) Foto copy SK NIP Perubahan/konversi NIP;
8) Foto copy Peninjauan Masa Kerja (PMK) dilegalisir bagi yang mengalami PMK periode pengajuan angka kredit atau belum terhitung pada SK Kenaikan Pangkat;
9) Foto copy Ijin Belajar/Tugas Belajar dilegalisir(untuk ijazah yang diperoleh setelah diangkat CPNS );
10) Foto copy Ijasah, Akta dan Transkrip Nilai harus di oleh legalisir PT/ Universitas (bagi yang menilaikan) untuk yang tidak menilaikan disyahkan oleh Kepala Sekolah;
11) Surat Tanda Lulus Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah dilegalisir ( khusus Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah);
12) Surat Keterangan Uraian Tugas dari Kepala Dinas (khusus Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah);
13) Foto copy DP3 2 (dua) tahun Terakhir;

3. BENDEL C
BUKTI PRAJABATAN/ PROGRAM INDUKSI

4. BENDEL D
BUKTI FISIK MELAKSANAKAN TUGAS PEMBELAJARAN ATAU BIMBINGAN DAN TUGAS TERTENTU
PBM dan Praktik
1) Laporan dan Evaluasi Penilaian Kinerja Guru Mata Pelajaran/ Bimbingan/Guru Kelas (dilampiri Identitas Guru, Rekap Hasil PKG dan Format Penghitungan Angka Kredit);
2) Foto copy SK pembagian tugas mengajar (KBM) setiap tahun.
5. BENDEL E
BUKTI FISIK MELAKUKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN
Pengembangan Diri
1) Pengembangan diri berupa diklat fungsional dan/atau kegiatan kolektif guru yang dilampiri :
• Surat undangan;
• Surat tugas;
• Sertifikat;
• Laporan (berisi maksud, tujuan, penyelenggara kegiatan, kegunaan/ manfaat, dampak kegiatan, waktu, tempat dan pola penyelenggaraan).

2) Publikasi Ilmiah yang dilampiri :
• Makalah/Artikel/Jurnal/buku pelajaran/modul/diktat/buku pedoman guru/hasil penemuan di bidang pendidikan;
• Surat keterangan;
• Daftar hadir.

3) Karya Inovatif :
• Menemukan teknologi tepat guna;
(dilampiri laporan cara pembuatan, penggunaan, hasil eksperimen, hasil perkembangan, lembar pengesahan).
• Menemukan/menciptakan karya seni;
(dilampiri bukti fisik berupa (a) keterangan identitas pencipta, disahkan oleh kepala sekolah/madrasah, (b) kebenaran keaslian dan kepemilikan karya seni serta belum pernah diusulkan untuk angka kredit sebelumnya
darikepalasekolah/madrasah,dan (c)telah dipamerkan / dipublikasikan /diedarkan/memenangkan lomba di tingkat kabupaten/provinsi/nasional/internasional disertai bukti formal yang perlu dilampirkan dalam Laporan Portofolio).
4) Membuat/Memodifikasi Alat Pelajaran/Peraga/Praktikum;
(dilampiri laporan tertulis tentang cara pembuatan, penggunaan gambar/foto alat pelajaran dan lain- lain yang dianggap perlu sebagai penunjang/bukti).
5) Mengikuti pengembangan penyusunan standar, pedoman, soal, dan sejenisnya, dilampiri :
• Laporan kegiatan.
• Hasil kegiatan yang berupa standar/soal/pedoman tingkat nasional/provinsi.
• Surat keterangan kepala sekolah/madrasah bahwa guru yang bersangkutan aktif mengikuti kegiatan tersebut.
• Surat keterangan panitia/penyelenggara penyusunan standar/soal/ pedoman.
Guru Madya Gol. IV/c Guru Utama Gol. IV/d 14 (empat belas) Minimal terdapat 1 laporan penelitian dan 1 (satu) artikel yang dimuat di Jurnal yang ber ISSN dan 1 buku pelajaran atau buku pendidikan yang ber ISBN
Guru Utama Gol. IV/d Guru Utama Gol. IV/e 20 (dua puluh) Minimal terdapat 1 laporan penelitian dan 1 (satu) artikel yang dimuat di Jurnal yang ber ISSN dan 1 buku pelajaran atau buku pendidikan yang ber ISBN

6. BENDEL F
UNSUR PENUNJANG TUGAS GURU
1) Ijasah yang tidak sesuai dengan tupoksi, dilampiri :
• Foto copy sah, ijasah, akta dan transkrip nilai;
• Foto copy sah Surat Rekomendasi Belajar;
• Foto copy sah Surat Ijin Belajar;
• Foto copy sah Surat Ijin Penggunaan Gelar.
2) Sebagai pembimbing siswa dalam praktek kerja industri/ ekstrakurikuler/sejenisnya, dilampiri :
• Surat tugas dari kepala sekolah/madrasah yang memuat jumlah jam efektif guru tersebut ditugaskan;
• Laporan hasil membimbing siswa.
7. Sebagai pengawas ujian, penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar tingkat sekolah/nasional (bukti fisik SK dan surat tugas).
8. Menjadi pengurus/anggota organisasi profesi, dilampiri :
• Foto copy kartu anggota;
• Foto copy surat keputusan pengurus organisasi profesi;
• Surat pernyataan dari ketua organisasi bahwa yang bersangkutan aktif sebagai pengurus/anggota organisasi tersebut.
9. Menjadi anggota kegiatan pramuka dan sejenisnya, dilampiri :
• Foto copy kartu anggota;
• Foto copy surat keputusan dari pengurus/kepala sekolah/madrasah.
10. Menjadi Tim Penilai Angka Kredit, dilampiri :
• Foto copy sertifikat kelulusan pendidikan dan pelatihan (diklat) calon tim penilai jabatan fungsional guru yang disahkan oleh atasan langsung;
• Foto copy atau salinan surat keputusan pengangkatan sebagai penilai yang disahkan oleh pejabat yang berwenang;
• Surat keterangan dari pejabat yang berwenang tentang jumlah daftar usul penetapan angka kredit (DUPAK) yang telah dinilai selama kurun waktu tertentu.
11. Menjadi tutor/pelatih/instruktur/pemandu atau sejenisnya, dilampiri :
• Foto copy surat tugas/surat keputusan dari kepala sekolah;
• Foto copy jadwal kegiatan;
• Laporan hasil pelaksanaan kegiatan.
12. Memperoleh penghargaan/tanda jasa, dilampiri :
(Foto copy sertifikat/piagam satya lencana karya satya yang disahkan oleh kepala sekolah/madrasah atau pejabat yang berwenang).
IV. KETERANGAN PEMBERKASAN

1. Berkas usulan dibuat dalam rangkap 1 (satu) dimasukkan map snelhecter plastik transparan kecuali bendel B (dokumen Kepegawaian) rangkap 4 (empat).
2. Warna Stofmap Snelhecter Plastik Transparan
a. Golongan II : warna merah
b. Golongan III/a – III/c : warna kuning
c. Golongan III/d : warna biru
d. Golongan IV/a : warna hijau

3. Halaman pertama diketik identitas (nama, NIP, unit kerja, alamat, jumlah semester yang diajukan dan nomor HP).
4. Semua usulan akan diteliti, apabila berkas tidak memenuhi syarat maka akan dikembalikan dan diberi tanda TMS ( Tidak Memenuhi Syarat).

Kepala Dinas Pendidikan

TTD

Satu Tanggapan to “Surat Edaran Nomor 89351/A4.4/KP/2012 tentang “Pengelolaan Usul Penilain dan Penetapan Angka Kredit Guru””

Trackbacks/Pingbacks

  1. Surat Edaran Nomor 89351/A4.4/KP/2012 tentang “Pengelolaan Usul Penilain dan Penetapan Angka Kredit Guru” | SUAIDINMATH'S BLOG - 7 Oktober 2014

    […] Surat Edaran Nomor 89351/A4.4/KP/2012 tentang “Pengelolaan Usul Penilain dan Penetapan Angka Kredi… […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: