HASIL LOMBA KREATIFITAS GURU TINGKAT SD KABUPATEN DOMPU TAHUN 2012

25 Sep

JUARA I       : SAHBUDDIN,S.Pd,SD guru SDN no.11 Dompu

( Meningkatkan Pemahaman Konsep Dasar Hitung Perkalian Dengan Menggunakan Alat dan Permaian “MPA’A GEO JARA” PADA SISWA KELAS VI SDN NO 11 DOMPU)”

JUARA II     : ABDUL RAFIK,K,A.Ma guru SDN 34 Dompu

(Judul : Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Surat Resmi Dengan Menggunakan Media Kearifan Lokal “GOPA RUNDU” Pada SDN No.34 Dompu

JUARA III    : HARDIYANTO ISHAKA,S.Pd Guru SDN No.21 Dompu

(Judul : Penggunaan Larutan Betadin dan Vitacimin (Labetacin) Pada Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat ( Siswa kelas V SDN 21 Dompu )

JUARA IV    : MUH ELYAS, PRABOWO,S.Pd SD guru SDN 14 Manggelewa

(Judul : Penggunaan Multinedia dan Metode Card Sord Untuk Meningkatkan Ketrampilan Siswa dalam Pembelajaran Materi Wudhu Pada Kelas II SDN No.14 Manggelewa

JUARA V     : ST RUGAYAH,S.PD guru SDN No.2 Dompu

( Judul : Mengalir Bersama Bilangan ( Operasi Penjulmlahan Bersusun Bilangan Bulat Dengan Sisitim Mencoret)

JUARA VI    : YAMIN SDN NO.21 MANGGELEWA

( Judul Karya : Penggunaan PUTPUTAKESAKSA Dalam Perkalian Dua Bilangan Kembar Dua Pasang Sepuluh Untuk Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas V SDN No.21 Manggelewa Kab.Dompu)

Guru sebagai tenaga profesional mempunyai peran yang sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab. Untuk itu, guru diwajibkan melakukan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan agar kompetensi keprofesiannya tetap sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dan/atau olahraga.

 

Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Kabupaten Dompu, merupakan salah satu upaya pengembangan keprofesian guru berkelanjutan (PKB), sekaligus sebagai wujud kepedulian pemerintah agar guru selalu berusaha berinovasi dan termotivasi untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran. Peningkatan mutu ini dilakukan melalui proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian proses dan hasil pembelajaran dan proses bimbingan dan konseling, yang pengembangannya dilakukan melalui penelitian, kajian, penciptaan, atau pendekatan ilmiah lainnya.

Melalui lomba tersebut diharapkan guru dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, serta berhasil mengembangkan berbagai model pembelajaran yang bermutu. Dengan demikian menjadi juara atau pemenang lomba bukan tujuan utama, karena tujuan yang terpenting adalah meningkatnya mutu pembelajaran, yang berdampak pada peningkatan mutu lulusan, yaitu bertambahnya ilmu pengetahuan, wawasan dan pengalaman, serta perubahan sikap dan perilaku peserta didik.

Tema lomba tahun 2012 ini adalah Melalui Lomba Kreatifitas Guru , Kita Wujudkan Guru yang Profesional dan Bermartabat untuk Pendidikan Bermutu”. Dengan tema tersebut guru diharapkan dapat secara terus menerus meningkatkan keprofesionalannya dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

Pedoman Pelaksanaan Lomba Kreativitas Guru Tingkat Kabupaten Dompu ini disusun untuk digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan lomba oleh semua pihak terkait.

Kedudukan guru sebagai tenaga profesional diharapkan dapat mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Guru profesional adalah mereka yang dapat mengantarkan peserta didik menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memasuki abad 21 yang kompetitif. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus tuntas karena ilmu pengetahuan dan teknologi itu sendiri berkembang dengan cepat. Jadi jelaslah bahwa profesi guru adalah suatu profesi yang dituntut harus terus-menerus melakukan pengembangan diri sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pembelajaran di sekolah harus dipandang sebagai ruh dari pendidikan pada jenjang manapun, dan wajib ditingkatkan mutunya secara terus menerus, karena selama proses pembelajaran peserta didik mendapatkan pengalaman belajar terbanyak. Kondisi penting ini menuntut semua pihak, khususnya yang berkepentingan dengan proses pembentukan “insan Indonesia yang kompetitif dan berdaya saing tinggi” untuk menyadari akan urgensi peningkatan kualitas pembelajaran.

Oleh karena itu, disadari atau tidak pengembangan profesional ini diperlukan oleh setiap guru untuk dapat memenuhi berbagai tantangan dan menyelesaikan berbagai persoalan di dalam melaksanakan tugas profesionalnya di dalam proses pendidikan untuk membantu dan membimbing anak didiknya. Guru harus melakukan berbagai kegiatan pengembangan profesionalisme untuk memperkecil jarak antara pengetahuan, keterampilan, dan kepribadian yang mereka miliki sekarang dengan apa yang menjadi tuntutan ke depan berkaitan dengan profesinya itu.

B. Dasar Hukum

Dasar Hukum penyelenggaraan Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Nasional adalah :

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2.  Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;
  5. Peraturan Presiden No. 24 tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi Kementerian    Negara, serta Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010;
  6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
  7. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian   Nomor 03/V/PB/2010, Nomor 14 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru  dan Angka Kreditnya.
  8. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;

 

C. Tujuan

  1. Memotivasi dan menginspirasi guru untuk melakukan praktik-praktik pembelajaran terbaik.
  2. Memupuk minat, bakat, kebiasaan, dan budaya guru dalam meneliti atau menulis karya tulis ilmiah secara baik dan benar, sebagai bagian dari pengembangan keprofesian.
  3. Mendesiminasikan berbagai pengalaman guru yang berhasil meningkatkan mutu pembelajaran untuk  menjadi referensi dan bermanfaat bagi guru lainnya dalam melaksanakan pembelajaran.

 

D. Ruang Lingkup

  1. Bidang kegiatan yang dilombakan dalam Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Kaabupaten Dompu Tahun 2012, adalah praktik-praktik atau pengalaman pembelajaran terbaik dari guru-guru dapat berupa karya kreatif, inovatif, memperkenalkan metodologi, atau hasil penelitian .yang terbukti mampu memecahkan masalah-masalah pembelajaran di kelas dan meningkatkan mutu hasil belajar siswa.
  2. Indikator meningkatnya prestasi hasil belajar peserta didik dapat diukur melalui skor perolehan belajar, skor sikap, dan berbagai skor pengukuran lain yang tingkat kepercayaannya telah diuji.

 

E. Sasaran

Sasaran Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Kabaupaten Dompu  adalah guru Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), baik berstatus sebagai guru PNS maupun guru bukan PNS.

 

F. Hasil yang diharapkan

  1. Terpilihnya guru yang mampu meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran melalui kegiatan penelitian, kajian, penciptaan karya kreatif dan inovatif, atau evaluasi yang terkait dalam penyusunan rencana, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran.
  2. Terciptanya suasana yang kondusif di lingkungan sekolah yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan berdampak kepada peningkatan prestasi belajar peserta didik.
  3.  Terhimpunnya berbagai informasi tentang hasil pengembangan model-model pembelajaran dan hasil cipta yang secara nyata berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik, untuk menambah khasanah pengetahuan.
  4. Terdiseminasinya secara meluas temuan-temuan baru di bidang pembelajaran yang secara nyata telah berhasil meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran serta dapat meningkatkan kualitas peserta didik.

 

G. Pengertian Lomba Kreatifitas Guru

Lomba Kreatifitas Guru adalah sebuah kegiatan bagi guru untuk berkompetisi dalam penyusunan karya tulis berupa berupa hasil penelitian atau karya inovatif yang terbukti mampu memecahkan masalah-masalah pembelajaran di kelas dan meningkatkan mutu hasil belajar siswa.

 

H. Ketentuan Lomba

  1. Lomba bersifat perorangan.
  2. Hasil karya lomba berupa praktik-praktik atau pengalaman pembelajaran terbaik dari guru-guru. Bisa berupa karya kreatif, inovatif, memperkenalkan metodologi, atau hasil penelitian yang terbukti mampu memecahkan masalah-masalah pembelajaran di kelas dan meningkatkan mutu hasil belajar siswa,
  3. Peserta lomba hanya dibolehkan mengirimkan satu karya ilmiah atau karya kreatif dan inovatif di bidang pembelajaran yang sesuai dengan bidang tugas pokoknya sebagai guru bidang studi, guru kelas, atau guru bimbingan konseling.
  4. Surat pernyataan penulis, bahwa karya tulis ilmiah tersebut asli hasil kerja sendiri, bukan jiplakan, dan belum pernah dinilai pada lomba sejenis, baik di dalam maupun di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan diketahui oleh kepala sekolah.(lihat lampiran 3)
  5. Karya lomba dijilid dan diberi sampul dengan ketentuan: Warna hijau untuk guru TK; dan Warna merah untuk guru SD;
  6. Pada pojok kiri atas sampul ditulis “MEWUJUDKAN GURU PROFESIONAL & BERMARTABAT”
  7. Finalis lomba akan diundang  untuk mengikuti seleksi penentuan pemenang lomba tingkat nasional pada bulan November 2012. Lomba ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2012.
  8. . Materi lomba berkaitan dengan strategi pembelajaran yang kreatif dan inovatif untuk seluruh guru pada semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
  9.  Naskah diketik menggunakan kertas ukuran A4 dengan ketikan 2 spasi, huruf ukuran 12.
  10. Isi

 

  1. Hasil penelitian, kajian, evaluasi mendalam, deskripsi empiris, atau penciptaan karya inovatif dan kreatif yang dilakukan oleh guru dan terbukti berhasil meningkatkan mutu proses dan/atau hasil pembelajaran.
  2. Upaya nyata guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses dan hasil pembelajaran.
  3. Berdasarkan pengalaman nyata yang telah dilakukan guru sesuai dengan bidang tugasnya dan terbukti berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran.

 

  1. Finalis lomba wajib mengirimkan naskah lomba ke email pusbangprofdikmen@gmail.com dan menyerahkan bahan presentasi berupa CD, atau film, atau bentuk lain yang berisi paparan untuk presentasi.

 

I. Aspek Yang Dinilai

  1. Keaslian atau orisinalitas hasil karya lomba yang dibuat oleh guru yang bersangkutan.
  2. Bersifat inovatif, spesifik, dan sesuai dengan tugas guru, latar belakang siswa, serta situasi/kondisi tempat guru bertugas.
  3. Kesesuaian karya tulis dengan kerangka penulisan hasil laporan karya ilmiah.
  4. Hasil pembelajaran atau kebermanfaatan.

 

K. Mekanisme penyelenggaraan

 

  1. Guru peserta lomba mengirimkan karya ilmiah inovasi / keberhasilan guru dalam pembelajaran yang di dalamnya dilengkapi dengan biodata, SK pengangkatan pertama menjadi guru, pengesahan dari kepala sekolah, pernyataan keaslian karya ilmiah, dikirimkan ke UPTD masing-masing untuk diteruskan  kepada: ”Panita Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Kabupaten Dompu  Tahun 2012 ‘Subdin Dikdas Dinas Dikpora Kabupaten Dompu , Jl.Soekarno Hatta No.17a Dompu NTB
  2. Penilaian naskah dilihat dari kelengkapan administrasi dan keseuaian dengan ketentuan lomba.

dari substansi materi yang dinilai oleh suatu tim penilai tingkat kabupaten Dompu untuk memilih dan menentukan sejumlah karya ilmiah terbaik sebagai finalis.

  1. Peserta yang terpilih sebagai finalis lomba akan diundang untuk mengikuti penilaian penentuan pemenang Lomba Kreatifitas Guru Tingkat kabupaten Dompu  pada waktu yang ditentukan.
  2. Penilaian penentuan pemenang atau juara tingkat kabupaten Dompu dilakukan oleh tim penilai  dengan cara wawancara, presentasi dan/atau menggunakan alat evaluasi lainnya untuk menentukan akurasi dan otentisitas keberhasilan pembelajaran atau bimbingan dan konseling dan keaslian karya para finalis.
  3. Bupati Dompu menetapkan Pemenang I, II dan III ,IV, V dan VI
  4. Pemenang I,II dan III akan di ikutkan dalam kegiatan yang sama pada tingkat Propinsi NTB.

 

L. Tema, Materi, dan Isi Karya Lomba

 

Sesuai dengan proses seleksi di atas, karya lomba peserta harus mengacu kepada hal-hal sebagai berikut:

  1. Tema

Tema lomba adalah “Melalui Lomba Kreatifitas Guru Kita Wujudkan Guru Profesional dan Bermartabat untuk Pendidikan Bermutu”.

  1. Materi

Strategi pembelajaran untuk semua mata pelajaran pada semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

3.      Isi

a.      Kegiatan penelitian, kajian, evaluasi, deskripsi, atau penciptaan karya inovatif dan kreatif yang dilakukan oleh guru dan terbukti berhasil meningkatkan proses dan/atau hasil pembelajaran.

b.      Upaya nyata guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kegiatan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian proses dan hasil pembelajaran.

c.       Berdasarkan pengalaman nyata yang telah dilakukan guru sesuai dengan bidang tugasnya dan terbukti berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran.

 

M. Kerangka Penulisan

1.          Bagian awal

    1. Halaman judul

1)            Judul singkat, jelas, relevan dengan isi tulisan, dan diketik dengan huruf kapital.

2)            Nama penulis.

3)            Kedudukan guru yang menyatakan keberadaan guru pada satuan pendidikan SD dan mata pelajaran yang menjadi bidang tugasnya.

4)            Tanggal penulisan.

 

  1. Halaman pernyataan dan pengesahan kepala sekolah.

 

Lembaran ini memuat pernyataan dari guru peserta lomba, bahwa karyanya merupakan karya asli dan belum pernah diikutkan dalam lomba sejenis. Pernyataan ini ditandatangani oleh guru peserta lomba dan mendapat pengesahan atau persetujuan kepala sekolah dengan bukti tanda tangan, nama, NIP/NIGB/NIY (kalau ada) dan stempel sekolah.

 

  1. Kata Pengantar
  2. Daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran bila ada
  3. Abstraksi (ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris sebanyak 200 – 300 kata)

 

  1. 2.          Bagian inti pembahasan

 

  1. Pendahuluan : Pendahuluan berisi atau mengungkapkan antara lain hal-hal sebagai berikut :

 

1)       Latar belakang

 

  • Menggambarkan bahwa topik atau fakta yang dikemukakan merupakan permasalahan nyata di kelasnya.
  • Menggambarkan bahwa fokus atau substansi utama karya lomba mampu mengatasi permasalahan pembelajaran dan meningkatkan hasilnya di kelasnya

 

2)    Rumusan masalah yang menggambarkan ruang lingkup atau pembatasan kegiatan pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan topik atau fokus permasalahan.

3)    Tujuan dan manfaat dari fokus atau substansi utama karya lomba. Rumuskan secara rinci tujuan (umum dan khusus), dan manfaat dari karya lomba bagi peserta didik, sesama guru, sekolah, dan KKG/MGMP.

 

  1. Kajian teori atau tinjauan pustaka. : Berisi definisi konsep, definisi operasional dan/atau kajian teoritis yang mendasari fokus atau substansi karya lomba. Cara mengutip dan tata tulis referensi atau daftar pustaka menggunakan aturan yang lazim dipakai dalam penulisan karya tulis ilmiah.
  2. Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran  :Berisi penjelasan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran, sehingga melahirkan hasil terbaik. Dibuktikan dengan mutu hasil belajar atau perubahan yang signifikan dari perilaku siswa.

 

Dalam pembahasan dikemukakan tentang pengalaman nyata guru yang terbukti berhasil memecahkan permasalahan di kelasnya, dan meningkatkan kualitas pembelajaran,.

 

1)       Bila fokus atau substansi lomba berupa pembuatan alat/karya kreatif dan inovatif, langkah-langkah yang harus dilaporkan adalah sbb:

 

a)       Rancangan alat

b)       Proses pembuatan alat

c)       Pembuatan manual/pedoman penggunaan alat

d)       Prosedur penggunaan alat dalam pembelajaran

e)       Hasil yang diperoleh

f)        Evaluasi kebermanfaatan alat

 

2)       Bila fokus dan substansi lomba berupa penerapan metodologi pembelajaran maka langkah-langkah yang harus dilaporkan adalah sbb:

 

a)       Merancang pembelajaran; termasuk penyusunan silabus, RPP, dan skenario pembelajaran

b)       Pelaksanaan pembelajaran dengan metode yang dirancang termasuk instrumen atau alat bantu yang digunakan.

c)       Hasil yang diperoleh

d)       Evaluasi Kreatifitas pembelajaran.

 

d. Simpulan dan saran-saran

1)       Simpulan utama sesuai dengan fokus atau substansi lomba.

2)       Saran-saran yang ditujukan baik kepada teman sejawat, pengelola satuan pendidikan atau berbagai pihak lain yang relevan.

3. Bagian Akhir

 

a. Daftar pustaka

b. Lampiran data-data yang diperlukan untuk menunjang kebenaran laporan kegiatan, misalnya: data hasil belajar, instrumen pengukuran yang digunakan program pembelajaran, foto-foto, video proses pembelajaran (bila ada) dan lain-lain.

c. Lampiran biodata peserta yang disahkan oleh kepala sekolah (lihat contoh Lampiran 2).

 

 

N. PENUTUP

Pedoman Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Nasional ini adalah dimaksudkan sebagai acuan umum untuk membantu memudahkan para peserta lomba membuat naskah lomba sesuai kriteria yang diharapkan sebagai ajang pengembangan kompetensi para guru melalui penciptaan karya kreatif dan inovatif. Hal ini sejalan dengan keinginan pemerintah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru agar dapat menghasilkan mutu lulusan yang berdaya saing nasional, regional, bahkan untuk jangka menengah dan panjang, mampu meraih mutu dengan daya saing internasional, sebagaiman diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, yang menyatakan bahwa pemerintah berkewajiban untuk meningkatkan kompetensi dan profesional guru.

 

Untuk mensukseskan kegiatan ini, pemerintah daerah diharapkan mengambil peran lebih aktif dalam upaya peningkatan kompetensi guru dengan lebih memberdayakan potensi-potensi yang dimiliki, serta secara luas memsosialisasikan kegiatan lomba ini pada para guru. Dengan semakin banyaknya guru yang ikut berpartisipasi dalam lomba ini, diharapkan akan muncul lebih banyak ide-ide kreatif yang terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran, yang nantinya dapat diterapkan dan dikembangkan oleh guru-guru lain.

. Semoga pedoman ini bermanfaat dan mencapai sasaran yang diharapkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: